Senin, 16 Desember 2013

Dasar Analisa Teknikal

Ada tiga hal yang mendasari analisis teknikal. Tiga dasar terseut adalah:
1. Market action discounts everything
Salah satu keuntungan dalam menggunakan analisis teknikal adalah bahwa pergerakan harga (price action) cenderung mencerminkan informasi yang beredar di pasar. Apakah itu rumor atau sentimen. Dengan demikian, maka hal yang kita butuhkan untuk mengambil keputusan adalah pergerakan harga itu sendiri. Jadi kita tidak perlu dipusingkan oleh berita atau rumor, misalnya, mengenai si Anu mau melakukan ini atau itu. Cukup perhatikan price action-nya. Tenang… tenang… nanti akan kita pelajari.

2. Prices move in trend
Harga bergerak dalam tren, begitu katanya. Jadi, bukan cuma fesyen saja yang ada tren-nya. Pergerakan harga juga punya, lho! Maksudnya adalah bahwa pergerakan harga cenderung bergerak dalam arah (trend) tertentu sampai suatu saat tren tersebut akan berakhir. Arahnya bisa naik, turun, atau datar-datar saja. Dengan mengetahui tren pasar, maka kita akan bisa mengambil keputusan yang tepat.
3. History repeats itself
Sejarah selalu berulang. Para technician (sebutan untuk trader ber”haluan” analisis teknikal) menemukan bahwa pergerakan harga cenderung membentuk pola-pola tertentu. Pola-pola ini pun memiliki kecenderungan berulang dari masa ke masa. Dengan demikian, berulangnya pola-pola tersebut bisa dimanfaatkan untuk memperkirakan ke mana arah pergerakan harga selanjutnya berdasarkan “sejarah” yang tercatat ketika pola-pola yang sama muncul di masa lalu.
Analisis teknikal bisa jadi sangat subyektif. Dua orang analis yang mencermati chart yang sama bisa saja memiliki pandangan yang berbeda. Ini bisa terjadi karena keduanya memiliki style yang berbeda. Subyektivitas ini sedikit-banyak bisa diantisipasi dengan dasar analisis teknikal yang mantap. Hal yang penting saat ini adalah Anda memahami prinsip dasar analisis teknikal dulu, sehingga nanti akan lebih mudah memahami analisis teknikal yang lebih kompleks seperti analisis teknikal berdasarkan teori Fibonacci atau John Bollinger. Jangan khawatir, setelah Anda lulus dari pelatihan ini, mudah-mudahan Anda akan menjadi lebih pintar… seperti kami…. Hehehe… 


Info di atas sebenarnya bisa menambah beberapa juta rupiah di daftar asset Anda. Belum tau caranya? Yup.. Salah satunya lewat trading forex.. belajar di sini aja, 100% gratis.
Udah ahli tapi tidak berani trading besar-besaran karena pakai broker luar negri? Kalau broker lokal, komisi nya besar banget? Coba dulu di demo account dengan KOMISI TERMURAH! Coba rekomendasi demo accountnya disini ya:

5 komentar:

  1. Tip yang bagus, over confident kadang bisa menjadi salah satu yang membuat trader merugi karena memang over confident membuat trader melakukan trading dengan lot yang tidak sesuai kemampuan tahanan margin, makanya sekarang saya menggunakan lot 0.01 di broker octafx dalam setiap trading yang saya lakukan dengan maksimal menggunakan akun mikro dengan minimal deposit 5$

    BalasHapus
  2. Analisa ini memang banyak digunakan para trader karena selain mudah digunakan, mereka cendering percaya bahwa harga tidak akan berubah terlalu jauh. Saham Online

    BalasHapus
  3. Analisa teknikal adalah analisa yang mudah dipahami dan karena didalamnya ada history data pada grafik, sehingga trader dapat mebaca apa yang sedang terjadi dengan market,dan begitu melihat sebuah peluang kita dapat langsung bertransaksi. Saya juga sedang melatih anlisa teknikal saya ketika trading bersama FBS

    BalasHapus
  4. Untuk trading sih emang butuh analisa, termasuk analisa teknikal dan fundamental. Tapi biasanya buat pemula seperti saya ini lebih memilih menggunakan teknikal dulu. Untuk fundamentla, saya mencoba mengsahnya lagi dengan menggunakan akun trading demo OctaFx

    BalasHapus
  5. analisa forex adalah suatu cara yang harus dikuasai karena untuk lebih mengetahui suatu keadaanm pasar yang sering naik turun setiap detik , oleh karena itu kita harus lebih lagi dalam mempelajarinya

    BalasHapus

 
Design by SmartradeForex - Free Demo Akun | ForexIMF.com